FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS KINERJA TERHADAP HASIL KERJA DI INSPEKTORAT PROVENSI NUSA TENGGARA BARAT

  • Nasuhi Nasuhi Fakultas Ilmu Administrasi Prodi Admistrasi Publik Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Abstract

Reformasi dapat diamanahkan sebagai ajang perubahan dalam mengelola, merubah sistem tata kelola pemerintahan yang baik, dan bersih (good governance end cleangovernment) dengan mewujudkan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pembangunan Nasional dan tantangan dunia Global. Peraturan Menteri Dalam Negeri No.640 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Organisasi Dan Tata Kerja Inspektorat Provinsi, Kabupaten/Kota. peran dan fungsi dari Organisasi Dan Tata Kerja Inspektorat, Provensi Nusa Tenggara Barat diatur melalui Perda. No. 8 Tahun 2008. Perda No.12 Tahun 2014 bahawa dalam menjalankan tugas dan fungsinya. MenPAN. No. PER/87/M.PAN/8/2005. Perpres No.8 Tahun 2010 Tentang Grend Design Reformasi Tahun 2010-2025. MenPAN RB No. 10 Tahun 2010 tentang Road Map Reformasi Birokrasi Tahun 2010-2014 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2004-2009. Metode yang digunakan pendekatan diskriptif kualitatif, Hasil dan Penenemuan bahwa lembaga Inspektorat belum mampu sepenuhnya untuk dapat melaksanakan amanat undang-undang ataupun Perpres. KapMenPAN, Pergub. hal ini di disebabkan oleh faktor internal dan eksternal yang masih belum dapat di optimalkan disebabkan oleh infrastukrur baik SDM dan Sarana Prasarana, yang masih membutuhkan waktu dan proses untuk mewujudkan sistem tata kelola pemerintahaan yang baik, sesuai dengan amanat Konstitusi.

Published
2019-11-02